Diet ini diciptakan di Jepang oleh George Ohsawa. Diet ini tergolong diet rendah lemak, tinggi serat, dan mengharuskan seseorang banyak makan beras merah, gandum-ganduman biji utuh, lentil dan sayuran. Daging dan roti putih dilarang. Sebagai alternatifnya, mereka yang menjalani diet makrobiotik boleh mengonsumsi ikan dan kedelai.Diet ini didasarkan pada filosofi bahwa makanan dibagi atas dua kategori, Yin dan Yang. Diet makrobiotik yang sehat harus terdiri atas 50 persen gandum biji utuh, 30 persen sayuran, 10 persen buncis atau kacang-kacangan sayur lainnya, dan 10 persen buah dan kacang-kacangan biji. Aturan utamanya adalah memakan makanan alami yang tidak mengalami proses pengolahan, menghindari makanan tambahan, dan makan buah dan sayur yang sedang musim. Selain makan makanan mentah, dianjurkan untuk menggunakan cara mengukus bila ingin makan makanan yang dimasak. Hindari cara menggoreng atau merebus hingga mendidih. Dengan begitu berat badan akan berkurang, lebih punya energi dan lebih sehat.
Sumber: Tabloid Cantiq
