KefirKefir adalah minuman yang terbuat dari susu nonfat yang difermentasi dengan kefir grains, biji atau biang kefir,yaitu koloni mikro organisme aktif yang menyehatkan. Minuman khas masyarakat pegunungan Kaukasia itu dipercaya merupakan hadiah dari Nabi Muhammad SAW
Dr. Ir. Inggrid S. Wadpodo, M.Sc., peneliti senior Balai Pengkajian Teknologi, mengatakan, kefir kaya akan kalsium, asam amino, magnesium, vitamin B, vitamin K, zinc, dan asam folat. Jika diminum secara konsisten dapat menyembuhkan berbagai penyakit, juga merangsang pembentukan sistem imun atau kekebalan tubuh.
Kefir difermentasikan dengan kefir grains yang didalamnya mengandung sejumlah mikro organisme atau koloni bakteri aktif pemecah asam susu. Kefir mengandung lebih dari 35 probiotik bakteri yang bermanfaat bagi kesehatan.
Kefir sebelum dikenal luas di Rusia, merupakan minuman rahasia masyarakat kawasan Pegunungan Kaukasia, di perbatasan antara daratan Asia dan Eropa.
Awal 1880 perkumpulan dokter Rusia mengirim wanita cantik, Irina Sakharova, untuk merayu Pangeran Kaukasia, Bek-Mirza Barchorov demi mendapatkan kefir. Berkat keuletan Irina, biang dan resep pembuatan kefir jatuh ke tangan para dokter (1908).
Kefir berwarna bening, rasanya segar. Kefir bisa dibuat sendiri, hanya dengan sekali memperoleh kefir grains, atau biji kefir. Ya, karena setiap pembuatan kefir akan menghasilkan biji kefir baru atau biang kefir, begitu seterusnya, tak ada habisnya.
Cara membuatnya sangat sederhana. Siapkan susu, boleh susu sapi, susu kambing, atau susu unta. Bisa juga dari susu organik, susu rendah lemak, susu skim. Sebagai perbandingan, masukkan satu sendok susu ke dalam toples yang berisi 1/2 liter air mineral atau air matang. Setelah itu, masukkan satu sendok biji kefir, diaduk asal saja, tidak harus sampai rata sekali. Tutuplah wadah dan simpanlah dalam suhu ruang, jangan dibuka-buka sampai 24 jam atau tidak lebih dari 48 jam.
Dalam proses fermentasi, air bening, kefir, akan mengendap ke bawah. Sementara biji kefirnya akan naik ke atas. Setelah 24 jam, biji atau biang kefir boleh diambil pelan-pelan, sedikit demi sedikit, dan dikumpulkan dalam sebuah wadah plastik atau gelas untuk pembuatan kefir berikutnya. Biji kefir sebaiknya disimpan di lemari pendingin dan digunakan sebelum berumur seminggu. Sedangkan cairan beningnya berupa minuman kefir, dapat diminum setelah disaring. Boleh juga disajikan dengan madu, gula dan sirop sebagai pemanis. Kefir sebaiknya diminum setelah makan karena rasanya agak kecut.
Mengonsumsi kefir secara teratur, akan mencegah dan menyembuhkan berbagai penyakit, antara lain tekanan darah tinggi atau rendah, jantung koroner, radang lever, diabetes melitus, radang ginjal, asma, sakit lambung, sakit persendian, disentri, flu, kanker, gangguan rambut, mencegah jerawat, parkinson, gangguan prostat, rematik, radang usus, dan berbagai jenis penyakit dalam.
Kefir akan bekerja efektif jika diminum secara teratur dalam jangka waktu panjang. Misalnya, jika terserang penyakit darah tinggi, setiap hari harus minum tiga liter kefir selama dua-tiga bulan. Sakit asma akan sembuh dengan minum kefir satu liter sehari selama tiga bulan. Untuk sakit kulit (eksim), satu liter sehari selama sebulan penuh.
Sumber: Majalah Tabir
